Kritik USBN PAI 2011

Posted on

USBN PAI 2011

BELUM SESUAI HARAPAN

Oleh : Ijen ZA;Guru PAI SMAN 1 Cigombong Bogor

Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) Pendidikan Agama Islam sejatinya bertujuan untuk mengukur kompetensi peserta didik secara nasional untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah dengan suatu standar yang ditetapkan oleh pemerintah. Namun ternyata belum sesuai harapan semua pihak. Beberapa daerah belum menyelenggarakannya sesuai POS USBN pusat, seperti di Kabupaten Bogor.

Pekan ketiga April 2011 ini semua tingkatan baik SMA/SMK, SMP maupun SD telah usai menggelar USBN tersebut. Ada beberapa catatan yang perlu penulis sampaikan. Hal ini telah dikomunikasikan kepada pengawas dan Kankemenag, namun belum mendapat respon memuaskan.

Berikut ini beberapa catatan dimaksud :

Untuk SMA dan SMK

  • Jadwal penyelenggaraan tidak sama

Ini benar-benar terjadi. USBN PAI SMK lebih dulu, tepatnya pekan ke-3 Maret. Sementara untuk SMA pekan ke 4. Padahal soal persis sama. Ini tentu membuat soal USBN PAI SMA bocor, artinya bukan menjadi rahasia Negara lagi. Boleh jadi kebocoran soal ini bukan hanya di dalam kabupaten Bogor, tetapi juga dengan soal yang dikeluarkan di kota Bogor bahkan dengan luar kabupaten. Ini penulis temukan kesamaan soal antara kabupaten Sukabumi dengan kab. Bogor yang berbatasan langsung. Tepatnya antara kec, Cigombong (Bogor) dengan kec. Cicurug (Sukabumi). Soal USBN PAI hampir mirip.

  • Identitas USBN tidak Nampak

Ini ditemukan pada soal USBN PAI SMA. Pada halaman pertama sampai halaman akhir tidak muncul nama USBN. Yang ada hanya nama Ujian Sekolah dengan logo Pemda. Terlebih simbol nasional-nya yang berupa logo Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan Nasional dan BSNP. Logo ketiga lembaga ini sama sekali tidak nampak. Padahal inilah yang membedakan status US dengan  USBN. Jadi peserta didik tidak merasakan bahwa mereka sedang mengerjakan soal USBN.  Disamping itu dengan hadirnya identitas USBN akan lebih menambah wibawa mata pelajaran PAI ini.

  • SMP dan SD

Untuk soal USBN PAI tingkat SMP Nampak cukup baik. Pada halaman cover nampak simbol USBN dengan 4 logo instansi, yaitu logo Kemenag, Pemda, Kemendiknas dan logo BSNP. Namun tampilan hurup kurang begitu jelas, hampir mirip dengan produk foto copy.

Untuk soal USBN PAI SD malah tidak sesuai dengan Kisi-kisi USBN. Sejak nomor pertama sampai terakhir tidak ada yang sesuai dengan Kisi-kisi pusat. Padahal sesuai POS, soal yang disusun di daerah harus mengacu kepada kisi-kisi yang telah disiapkan oleh Kementerian Agama RI. Hanya ada tulisan US dan USBN pada halaman pertama. Disamping itu jumlah soal hanya 40. Padahal seharusnya 50 soal.

Alternatif Solusi

Penulis berbangga dengan kesediaan Pemda dan Kantor Kemenag kab. Bogor yang telah ikut mendukung program nasional ini, yaitu USBN PAI 2011. Untuk itu beberapa kekurangan di atas perlu mendapat perhatian semua pihak, terutama Pemda. Penulis mengusulkan agar komunikasi antara kedua instansi ini lebih intensif lagi. Insya Allah semua permasalahan di atas akan dapat teratasi, yang pada akhirnya akan mampu mengangkat kualitas pendidikan; terutama pendidikan agama Islam di kabupaten Bogor.

Untuk pemerintah Jawa Barat, penulis juga mengusulkan agar menyamakan jadwal USBN PAI ini untuk seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat, demi memelihara kerahasiaan soal USBN ini. Demikian pula usul untuk organisasi profesi seperti KKG, MGMP, Pokjawas dan AGPAII agar mengawal agenda USBN PAI dengan kompak.

Semoga penyelenggaraan USBN PAI tahun berikutnya lebih baik dan berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s