Panduan Pentas PAI Kabupaten Bogor 2014

Posted on

Ass, kawan-kawan tgl 19 april 2014, kita akan melaksanakan seleksi pentas pai tingkat kabupaten bogor.

panduannya dapat di download di Panduan Pentas PAI Kab

Kisi – Kisi USBN PAI 2014

Posted on

Sebentar lagi usbn. ini kisi-kisi usbn pai 2013/2014 KISI KISI USBN TERBARU

Pemberkasan Sertifikasi Lulus 2012

Posted on Updated on

buat teman-teman yang lulus sertifikasi 2012, segera siapkan pemberkasan tanggal 3 s.d. 6 februari 2014. persyaratan lihat di paiskemenag dan bagi yang butuh format silahkan download di

1. FORM UPDATING NEW 2014

2. SPMJ dan SKMT Surat

3. Pernyataan untuk PNS

Undangan BIMTEK Kurikulum 2013 Sekolah Sasaran

Posted on

Teman-teman Undangan untuk implementasi kurikulum 2013 bagi sekolah sasaran dapat didownload di:

Undangan Peserta Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 (1)(1)

UNdangan-Lampiran Kab Bogor

PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGIMPELENTASIKAN KURIKULUM 2013

Posted on

Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa dalam menerapkan kurikulum 2013 Guru berpedoman kepada Lampiran IV Permendikbud No. 81. A Tahun 2013, dimana Kurikulum  2013 mengacu kepada 8 standar pendidikan yang mengalami perubahan hanya terjadi pada 4 standar saja yaitu standar isi, standar proses,standar penilaian dan standar Kompeensi lulusan. Perubahannya jika KTSP (kurikulum 2006) Standar Nasional pendidikan (SNP) berdasarkan PP No 19 tahun 2005, sebagai acuan minimal penyelenggaraan pendidikan untuk seluruh lembaga penddikan dasar, dan menengah di seluruh wilayah hukum Indonesia.

SNP ini memiliki 8 standar, perbedaannya jika pada kurikulum 2006 semua standar dilakukan oleh sekolah sebagai KTSP dengan pemerintah memberikan kebebasan pada sekolah untuk menentukan silabus sendiri, akan tetapi realitasnya implementasi kurikulum 2006 di temukan hampir tidak ada sekolah yang mampu membuat sendiri silabus.

Telaah hasil implementasi KTSP 2006 yang mengalami kendala dan kesulitan implementasinya kemudian menghasilkan  perubahan-perubahan keputusan-keputusan pendidikan dalam beberapa hal. Secara umum perubahan tersebut menyangkut hal-hal yang berkaitan dengan perbaikan metodologi, diarahkan bagaimana guru how to make learning ( guru fasilitator), bagaimana guru membuat perencanaan yang baik, dan mengorganisasikan aktivitas pembelajaran ( to organise activities). dan penataan ulang kurikulum sekolah yang di bagi menjadi kurikulum tingkat nasional, daerah dan sekolah. SNP dalam kurikulum 2013 berdasaarkan PP no. 32 tahun 2013. SNP menentukan Standar isi dan SKL,.Tingkat Nasional menentukan Struktur Kurikulum, alokasi waktu, minimal dan maksimal, beban belajar dan kalender akademik. Pemerintah daerah menentukan mata pelajaran berbasis daerah, dan sekolah menentukan ciri khas sekolah.

Pada kurikulum 2013 SKL, mulai tingkat SD, SMP, SMA/SMK, peserta didik harus memiliki sikap yang baik ( menerima, menanggapi, menghargai, menghayati, dan mengamalkan), keterampilan (mengamati, menanya, mencoba, mengolah, menyaji, menalar dan mencipta) dan pengetahuan ( mengetahui, memahami, menerapkan, menganalisa dan mengevaluasi). SKL ini diturunkan menjadi 4 Kompetensi Inti (KI) yang sama semua mata  pelajaran. KI ini dikembangkan menjadi Kompetensi Dasar, sedangkan dalam proses pembelajaran menggunakan KI 3 dan KI 4, akan tetapi KI 1 dan KI 2 harus ditetapkan motto kurikulum 2013 adalah siapapun gurunya, apapun mata pelajaran yang diajarkannya harus menghasilkan peserta didik yang taat beragama, memiliki kemampuan sosial yang baik, cerdas dan terampil.

Sebagai perbandingan dalam pendidikan, tingkat SD, domain sikap lebih banyak, sedang keterampilan hanya sedikit dan pengetahuan lebih sedikit lagi. Tingkat SMP, domain sikap lebih dominan, keterampilan sedikit ditambah, dan pengetahuan sedikit lebih banyak dari SD, pada SMA/SMK keseimbangan antara sikap, keterampilan dan pengetahuan hampir berimbang, sedangkan di perguruan tinggi, sikap hampir tidak ada, yang dominan keterampilan dan penngetahuan.

Secara lebih spesifik perubahan implementasi kurikulum 2013 pendidikan agama Islam menyangkut standar proses mata Pelajaran Agama tidak ditematikan karena akan terjadi kekacauan jika disampaikan oleh guru yang memiliki agama yang berbeda.

Perubahan lainnya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam adalah perubahan jumlah jam pelajaran dari 2 jam perminggu menjadi 3 jam, demikian pula pada nama, semula hanya Pendidikan Agama Islam  (PAI) menjadi Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Dalam pendekatan pembelajaran Pendidikan Agama Islam, kurikulum 2013 memperkenalkan pendekatan baru yaitu pendekatan scientific atau lebih dikenal dengan pendekatan keterampilan proses sains. Dalam pendekatan pembelajaran ini langkah-langkah yang harus dilakukan guru dalam proses pembelajaran siswa antara lain :

  1. Peserta didik harus dihadapkan pada fenomena konkrit,baik fenomena alam maupun sosial.
  2. Dari fenomena tersebut akan tumbuh inkuiri peserta didik dalam melakukan pertanyaan : Apa,Mengapa,dan Bagaimana hal itu bisa terjadi.
  3. Untuk memperoleh jawaban dari pertanyaan tersebut peserta didik perlu difasilitasi untuk menggali,mengkaji,memahami permasalahan melalui serangkaian kegiatan seperti eksplorasi perpustakaan, mencari narasumber langsung ataupun melakukan percobaan yang pada intinya mereka berusaha untuk mendapatkan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang muncul.
  4. Setelah peserta didik mendapatkan data/jawaban dari berbagai sumber maka peseta didik harus mampu mengkomunikasikan hasil mereka dalam forum diskusi kelas untuk mendapatkan penguatan baik dari peserta didik lain maupun dari guru pendidikan agama islam.

Peran Guru Pendidikan Agama Islam sebagai ujung tombak dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti ditutut untuk memiliki kompetensi lebih dibandingkan dengan para pendidik lainnya. Bukan hanya 4 kompetensi, seperti kompetensi paedagogik, professional, kepribadian, dan sosial, tetapin juga dibutuhkan kompetensi managerial/kepemimpinan. Sebab tugas dari Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi pekerti bukan hanya sekedar mencerdaskan Intelektul peserta didik, tetapi juga bertugas untuk mencerdaskan emosional dan spiritualnya.

Guru Pendidikan Agama Islam dan budi pekerti harus menjadi uswah hasanah/teladan bagi para peserta didiknya. Sebagaimana yang pernah di lakukan masyarakat lampau, dimana Guru menjadi Teladan bagi muridnya, Guru lebih bersifat sebagai pengembala dari pada murid-muridnya dari pada sekedar mengajar. Murid di gembalakan untuk mengenal peraturan moral (akhlak) yang dianut oleh masyarakat.

Menurut Frof.DR. Akhmad Tafsir, dalam bukunya  Ilmu pendidikan Islam (Hal: 212) Guru Agama  terutama, diharapkan tidak hanya propesional dalam mengajar, tetapi juga ia juga bermoral ( berakhlak ) Islam. Dengan kata lain bukan hanya yang diajarkannya tetapi juga apa yang dilakukananya, bagaimana ia membawa diri  di dalam kelas maupun di luar kelas.

Penerapan Managerial (Teladan) tidak dapat di pungkiri, dimana-mana baik di Barat maupun Timur murid-murid cenderung meneladani pendidiknya; Dasarnya adalah karena secara psikologis anak memang senang meniru, tidak hanya yang baik, yang jelekpun ditirunya.

Sifat anak didik itu diakui dalam Islam. Umat meneladani Nabi: Nabi meneladani Al-Qur’an. Aisyah pernah berkata bahwa Akhlak Rasul Allah itu adalah Al-Qur’an.

Pribadi Rasulullah itu adalah interpretasi Al-Qur’an secara nyata. Tidak hanya cara beribadah, cara berkehidupan sehari-hari pun kebanyakan merupakan contoh tentang cara berkehidupan Islami. Contoh Rasulullah mengawini bekas istri Zaid; Zaid itu anak angkat Rasul. Ini ganjil bagi orang Arab ketika itu. Dengan Allah memberikan teladan secara praktis yang berisi ajaran bahwa anak angkat bukanlah anak kandung; bekas istri anak angkat boleh dikawini. Maka ketika Zaid telah menceraikan istrinya, Kami kawinkan kamu dengan dia supaya tidak ada keberatan bagi mukmin untuk mengawini bekas istri anak angkat mereka ( al-Ahzab  :37)

Banyak contoh yang di berikan oleh Nabi sebagai pegangan Guru PAI yang menjelaskan bahwa orang ( dalam hal ini Guru) jangan hanya berbicara, tetapi juga harus memberikan contoh secara langsung. Dalam hal peprangan, Nabi tidak hanya memegang komando; dia juga ikut perang, menggali parit perlindungan. Dia juga menjahit sepatunya, pergi berbelanja ke pasar, dan lain-lain ( Ahmad Tafsir: 212)

 

Dengan demikian maka, konsep managerial bagi guru pendidikan Islam betul-betul diterapkan dalam kurikulum 2013,  berarti  Guru pendidikan Agama Islam tidak hanya merealisasikan penerapan Kurikulum 2013 lampiran IV PERMENDIKBUD NO. 18 A TAHUN 2013, Tetapi juga telah  mrealisasikan Tujuan Pendidikan, sekaligus mengamalkan ajaran Islam, dimana sebenarnya tingginya kedudukan guru dalam Islam merupakan realisasi ajaran islam itu sendiri. Karena Islam adalah Agama, maka Pandangan tentang Guru dan kedudukannya, tidak terlepas dari nilai-nilai kelangitan. Lengkaplah sudah syarat –syarat untuk menempatkan kedudukan tinggi bagi  guru dalam Islam alasan Duniawi dan alasan Ukhrawi, atau alasan bumi dan langit (A. Tafsir:123)

Tingginya kedudukan guru dalam Islam, sebenarnya masih dirasakan terutama di pesantren-pesantren di Indonesia. Santri bahkan tidak berani menentang sinar mata kiyai, sebagian lagi membungkukkan badan tetkala menghadap kiayinya. Bahkan konon, ada santri yang tidak berani kencing menghadap rumah kiayi sekalipun ia berada dalam kamar yang tertutup. Betapa tidak, mereka silau oleh tingkah laku kiyai yang begitu mulia, sinar matanya yang “menembus ”, ilmunya yang luas dan dalam, doanya yang diyakini diijabah. (Akhmad Tafsir : hal 123)

Ada penyebab khas mengapa orang Islam amat menghargai Guru. Yaitu pandangan bahwa ilmu (pengetahuan) itu semuanya bersumber pada Tuhan: Ilmu datang dari Tuhan, Guru pertama adalah Tuhan. Ilmu tidak terlepas dari Guru, maka kedudukan guru amat tinggi dalam Islam.

Selamat menyambut  dan menerapkan kurikulum 2013  semoga Guru-guru pendidikan agama    menjadi  Uswah ( Teladan ) bagi murid-muridnya Karena Allah.In-yansur kumullah Yansurkum wayusabit Aqdamakum. Amiin.

Post by : Muslihah ( PPs UIKA )

Undangan BIMTEK Implementasi Kurikulum 2013

Posted on Updated on

Ass, apa kabar kawan2.

Alhamdulillah kita akan kembali melakukan kegiatan yakni BIMTEK Impelementasi Kurikulum 2013 bagi kawan-kawan yang mengajar di sekolah yang belum menyelenggarakan kurikulum 2013 atau kawan-kawan yang bukan target pembinaan kegiatan yang akan di BIMTEK oleh Kanwil melalui Perguruan Tinggi.

Undangan dapat didownload di

Undangan Peserta, Lampiran 1

Pedoman PENTAS PAI Tingkat Propinsi Jawa Barat

Posted on

Untuk teman2 yang akan mengirimkan utusan pada PENTAS PAI Jawa Barat, Juknisnya dapat di download di PANDUAN PENTAS PAI KE VI 2013 Oke 2 Treva

PENTING BANGET!!!! MOHON SEGERA DIISI UPDATE DATA GPAI 2013

Posted on Updated on

Mengingat pesan dari Kanwil Kemenag Jawa Barat, agar seluruh MGMP PAI SMA Kab/Kota di Jawa Barat untuk segera mengirimkan data primer GPAI se kabupaten Kota baik PNS ataupun non PNS, maka dimohon kepada seluruh kawan2 agar dapat mengisi data berikut, kemudian mengirimkannya kepada pengurus MGMP yang ditunjuk di setiap kecamatan atau langsung mengirimkannya ke email paismabogor@gmail.com. Data ditunggu paling lambat tanggal 03 Oktober 2013 oleh Propinsi. Mohon kerjasamanya demi kelancaran program MGMP PAI SMA ke depan.

Format pendataan dapat diunduh di Format Update Data 2013 dan Daftar Petugas yang dapat dihubungi di setiap kecamatan serta data sekolahnya dapat di download di Pendataan Data SMA Kab Bogor

Rapat Kordinasi MGMP PAI Propinsi Jawa Barat

Posted on Updated on

Pada tanggal 19 s.d. 20 September 2013 dilaksanakan rapat kordinasi pengurus MGMP PAI SMA se propinsi Jawa Barat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di gedung BKM Jln Burangrang Bandung. MGMP PAI SMA Kab. Bogor diwakili oleh ketua dan sekretaris.

Kegiatan yang bertema “Penguatan Organisasi MGMP berbasis data” ini mengamanatkan beberapa hal sebagai berikut:

1. Setiap MGMP PAI SMA Kab/Kota harus mengirimkan:

a. FC SK Kepengurusan

b. Kontak Person Ketua, Sekretaris, dan bendahara

c. No rekening

d. FC NPWP

e. Alamat Email

2. Setiap MGMP PAI SMA Kab/Kota wajib segera mengirimkan data GPAI di setiap kab/kota sesuai dengan format terlampir paling lambat tanggal 3 Oktober 2013. Data tersebut akan digunakan kanwil untuk pemilihan peserta Diklat Implementasi kurikulum 2013.

3. PENTAS PAI tingkat nasional akan dilaksanakan pada 21-25 November 2013

4. PENTAS PAI tingkat propinsi akan dilaksanakan pada tanggal 12 Oktober 2013 di UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

5. Mata Lomba yang akan dilombakan terdiri dari:

a. Mata Lomba Nasional (Qiroat, Seni Nasyid, Ceramah, Debat, Busana Muslimah, Cerita remaja islami)

b. Titipan UIN (Tahfidz Quran, Olimpiade PAI, Kreasi Model Pembelajaran untuk Guru PAI)

Kasi PAI JabarMenyikapi hasil rakor no 2, kami menghimbau kepada seluruh elemen GPAI SMA kab. Bogor agar dapat membantu melancarkan proses pendataan GPAI PNS/Non PNS kepada teman2 GPAi di masing-masing kecamatan.

Kepada teman2 yang ditunjuk mohon agar dapat mengkomunikasikan dan mengumpulkan data tersebut melalui email: paismabogor@gmail.com

Format yang digunakan dapat didownload di Format Update Data 2013

DEMI KELANCARAN KITA SEMUA UNTUK MENDAPATKAN ANGGARAN SOSIALISASI KURIKULUM 2013 TINGKAT KAB/KOTA, MAKA KAMI MEMOHON KEPADA SELURUH GURU PAI SMA DI KAB. BOGOR AGAR DAPAT BERPERAN AKTIF MENGISI DATA INI SESUAI DENGAN WAKTUNYA. KAMI MOHON DATA SUDAH MASUK KE paismabogor@gmail.com paling lambat tanggal 30 September 2013. TRIMS….

Data SMA yang ada di kabupaten Bogor dapat dilihat pada Pendataan Data SMA Kab Bogor